merpati kabba
Suatu hari Imam Ali Zainal Abidin al-Sajjad mengatakan kepada sahabat-sahabatnya, “Apakah kalian tahu sebab keberadaan merpati-merpati kabah?”.  Mereka menjawab “Tidak, wahai putra Rasulullah. Jelaskanlah kepada kami penyebabnya”

Beliau berkata, “Suatu hari, di sebuah rumah, di tengahnya tumbuhlah pohon kurma dan seekor burung merpati membuat sarang di atasnya. Setiap burung merpati itu menetaskan anak-anaknya, maka sang pemilik rumah memanjat pohon tersebut lalu kemudian membunuh anak-anak merpati itu. Kejadian ini terjadi beberapa kali, sehingga akhirnya burung merpati mengadukan hal tersebut kepada Allah swt, kepada burung merpati itu diilhamkan bahwa kali berikutnya, ketika laki-laki itu memanjat pohon dan membunuh anak-anak merpati, maka ia akan terjatuh dan mati”

“Burung merpati itu pun kembali menetaskan anaknya. Suatu hari ia melihat laki-laki itu memanjat pohon kurma dan hendak untuk membunuh anaknya. Tiba-tiba terdengar suara ketukan dari balik pintu. Laki-laki itu pun turun dan menghampiri seorang pengemis yang memintah bantuan kepadanya, laki-laki itu pun kemudian memberikan bantuan kepada pengemis itu. Laki-laki itu kembali memanjat pohon dan membunuh anak-anak merpati, dan tidak terjadi bahaya apa pun dengannya”

“Induk merpati itu kemudian mengadu kepada Allah, ‘Ya Allah mana janjimu yang Engkau sampaikan kepadaku’, kemudian kepada merpati itu diilhamkan, ‘Lantaran sedekah yang dilakukan lak-laki itu, maka ia terhindar dari bencana dan musibah, sebagai gantinya Aku akan memperbanyak keturunanmu. Dan aku akan memberimu tempat tinggal yang aman sehingga engkau tidak diganggu hingga hari kiamat”

“Allah swt menempatkan merpati-merpati itu di kabah, sebuah tempat yang aman dan tentram. Tak seorang pun mempu memburu dan menangkapnya.”

Begitulah kisahnya mengapa banyak burung merpati di Kabah.

Post a Comment

Budayakan membaca sebelum berkomentar

Previous Post Next Post