keberadaan Allah
Dimasa pemerintahan sekelompok kaum masehi (Kristen); uskup, pendeta, dan tokoh mereka datang ke Madinah. Mereka hendak mencari khalifah Rasulullah saw.

Masyarakat pun mengenalkannya Khalifah Abu Bakar dan mengutarakan berbagai pertanyaan. Agar memperoleh jawaban yang benar, Abu Bakar menyuruh mereka datang ke rumah Imam Ali.

Di antara pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan adalah dimanakah (Wajah) Allah itu? Imam Ali kemudian menyalahkan api dan kemudian bertanya kepada mereka, “dimanakah wajah api ini?”

seorang pendeta kristen menjawab, “seluruh sisi api adalah wajahnya dan ia tidak memiliki bagian depan maupun belakang” Imam Ali berkata, “Bila api saja yang merupakan ciptaan Allah, tidak memiliki wajah tertentu, maka tentu penciptanya yang tidak serupa dengan apa pun, terlalu adiluhung untuk memiliki bagian belakang dan depan. Manakala Anda menghadap ke timur atau pun ke barat, maka disitulah (wajah) Allah. Dan tidak ada satu pun yang menyerupainya”

Post a Comment

Budayakan membaca sebelum berkomentar

Previous Post Next Post