Searching...

17 Desember 2012

Yang Halal dan Yang Haram Dinikahi Menurut Agama

Pernikahan dalam agama islam tidak bisa sembarangan, ada aturan-aturan tersendiri jika ingin melangsungkan pernikahan. Jika agama tidak mengatur masalah yang halal dan yang haram untuk dinikahi menurut agama, maka pernikahan antara anak kandung ibunya pun bisa terjadi. Hal ini tentunya sangat tidak relevan dan terkesan sebagai peristiwa yang kontroversial. Untuk itulah agama mengatur masalah pernikahan. Yang mana boleh dan tidak boleh dinikahi menurut agama islam.


Yang Diperbolehkan (halal) untuk Dinikahi dalam Islam

Berbicara masalah yang halal untuk dinikahi dalam islam, berdasar pada al qur an surat An Nisa ayat 22
"Dan janganlah kamu kawini wanita-wanita yang telah dikawini oleh ayahmu, terkecuali pada masa yang telah lampau. Sesungguhnya perbuatan itu amat keji dan seburuk-burunya jalan (yang ditempuh)"

Berikutnya surat An Nisa ayat 23
"Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan; saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu istrimu (mertua); anak-anak istrimu dari pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) istri istri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"

Yang Halal dan Yang Haram Dinikahi Menurut Agama 

hukum pernikahan
berdasarkan ayat di atas, maka kita dapat mengetahui orang-orang yang bisa (halal) dan tidak bisa (haram) nikahi sebagai berikut:
yang halal (boleh) untuk dinikahi adalah :
1. Anak tante kita (sepupu)
2. Anak tiri kita yang ibunya telah kita ceraikan
3. Cucu perempuan kita (Bukan cucu kandung)
4. Istri anak angkat dan anak tiri kita
5. Anak angkat kita
6. Anak perempuan ibu yang menyusui kita yang tidak menyusu pada ibunya (anak angkat yang menyusu pada ibu kandung)
7. dan tentu saja orang lain

sedangkan yang haram (tidak boleh) untuk dinikahi dalam islam ialah:
1. Ibu kita
2. Anak perempuan kita
3. Saudara kita yang perempuan
4. Tante kita dari pihak bapak (saudara bapak yang perempuan)
5. Tante kita dari pihak ibu (saudara ibu yang perempuan)
6. Keponakan kita yang perempuan dari sodara laki kita
7. Keponakan kita yang perempuan dari sodara perempuan kita
8. Ibu yang menyusui kita
9. Saudara perempuan sepersusuan
10. Mertua perempuan kita
11. Anak tiri kita yang ibunya belum kita ceraikan
12. Menantu

Sekian, semoga bermanfaat. Kasus hukum pernikahan begitu banyak, silahkan bertanya pada kolom komentar jika ada diantara Anda yang memiliki masalah dalam pernikahan

216 komentar:

  1. Kalo menikahi cucu dari Bude (cucu perempuan dari anak perempuannya kakaknya ibu yg perempuan) gimana? halal kan?

    BalasHapus
  2. Assalaamu"alaikum wr wb, ayah sy pnya kakak perempuan & ia pnya cucu... blh kah menikah dg cucu tsb? mhon penjelasan nya, trma ksh tlg di bls via email= muhammadku_12rabiulawal@yahoo.co.id

    BalasHapus
  3. pertanyaan ini mirip dengan pertanyaan yang pertama yah.. Silahkan cek emailya.. @Anonim

    BalasHapus
  4. blehkh sy mnikhi spupu dari spupu prenpuan sy?

    BalasHapus
  5. Menikahi keponakan almarhum istri kita, apakah boelh

    BalasHapus
  6. “Tidak boleh menggabungkan antara seorang wanita dengan bibinya, baik bibi dari ayah maupun dari ibu (dalam satu ikatan pernikahan yang sama).” (HR. Bukhari 5109 dan Muslim 1408) di dalam al qur an dilarang untuk menikahi dua wanita yang bersaudara dan dalam hadis dilarang menyatukan atau menggabungkan seorang wanita dengan bibinya.. namun jika istri Anda telah meninggal maka tidak dilarang untuk menikahi keponakan dari istri yang sudag meninggal.. Wallahu a`lam@Anonim

    BalasHapus
  7. Nenek saya menantu dengan salah satu keluarga nenek dia,dan nenek dia melahirkan ibu nya

    Apa kah saya boleh menikahi dia??

    BalasHapus
  8. Tentu saja Bisa, hubungan ini pernikahan ini mencakup antara mertua dan menantu yang beral dari nenek kita, tentu saja hal ini tidak melanggar syariat islam dan juga UU @Anonim

    BalasHapus
  9. Kakak ibu saya punya anak perempuan dan usianya 1 tahun lebih tua dari saya.
    Apakah saya boleh menikahinya?
    Trmksh

    BalasHapus
  10. Dalam hal ini, Anda dengan Dia bersepupu dan hal itu dibolehkan dalam hal pernikahan @Anonim

    BalasHapus
  11. Apakah benar boleh menikahi "Anak tiri kita yang ibunya telah kita ceraikan ?" (poin no 2) walaupun ibunya sudah kita campuri sebelum kita ceraikan ? sedangkan ayatnya berbunyi "anak-anak istrimu dari pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya"

    BalasHapus
  12. ayat nya sudah mengatakan dengan jelas bahwa boleh menikahi anak tiri yang ibunya telah kita ceraikan.. selam Anda belum campur dengan istri yang telah kita ceraikan tersebut @Anonim

    BalasHapus
  13. Jika saudara laki2 ibu saya tepatnya kakak ibu saya punya anak perempuan, apakah saya boleh menikahinya?
    Thx

    BalasHapus
  14. Dalam hal ini dia adalah sepupu Anda, dan Anda diperbolehkan untuk menikahinya @Anonim

    BalasHapus
  15. kalo anak dari bapak kta pa boleh dinikahi

    BalasHapus
  16. dalam kasus ini Anda dengan dia berhubungan sebagai saudara tiri yang berasal dari satu bapak yang sama.. hal ini diharamkan dalam islam untuk melangsungkan pernikahan.... terkecuali pabila hubungan persaudaraan karena bapak tiri..@Anonim

    BalasHapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  18. Apakah boleh menikahi sepupu ibu kita (bibi) ??

    BalasHapus
  19. Sudah jelas dikatakan pada ayat di atas bahwa diharamkan atas kamu untuk menikahi saudara saudara ibumu (Tante) yang perempuan @Anonim

    BalasHapus
  20. aku punya kakek, kakek it punya adik permpuan dan sudah punya cucu perempuan, aku adalah cucu dari kakek, dan kakek it adalah bpaknya bpakku, bolehkah aku menikahi cucu dari saudara kakekku it??? sedangkan bpakku sama ibunya dkat sekali kya kakak dan adik!!! mohon jwabnya

    BalasHapus
  21. sama saja halnya dengan anak dari saudara ibu atau bapak kita (sepupu) yang halal dinikahi, maka keturunan dari kakek atau nenek pun tentu saja diperbolehkan untuk melangsungkan pernikahan di antaranya @sefhta avibi

    BalasHapus
  22. assalamualaikum......Kami sepupu???
    Bagaimana status pernikahan kami
    (Bapak kami bersaudara saudara)

    BalasHapus
  23. Assalamualaikum,,
    Ikut bertanya ni,,,
    Ayah saya punya kakak perempuan dan kakak perempuan ayah saya itu punya cucu perempuan,,
    Apakah saya halal menikahi cucu perempuannya,,
    ditunggu jawabannya,,,

    BalasHapus
  24. Dalam islam tidak diharamkan bagi seseorang untuk menikahi anak dari paman atau bibinya (sepupu)jadi untuk menikahi sepupu hukumnya halal @Kumbang

    BalasHapus
  25. Hal ini tentu saja boleh yaitu menikahi cucu dari tante atau paman Anda, halal untuk menikah @Anonim

    BalasHapus
  26. Pembagian Mahram Sesuai Klasifikasi Para Ulama

    Tentang siapa saja yang menjadi mahram, para ulama membaginya menjadi dua klasifikasi besar. Pertama mahram yang bersifat abadi, yaitu keharaman yang tetap akan terus melekat selamanya antara laki-laki dan perempuan, apa pun yang terjadi antara keduanya. Kedua mahram yang bersifat sementara, yaitu kemahraman yang sewaktu-waktu berubah menjadi tidak mahram, tergantung tindakan-tindakan tertentu yang terkait dengan syariah yang terjadi.

    1. Mahram Yang Bersifat Abadi.
    Para ulama membagi mahram yang bersifat abadi ini menjadi tiga kelompok berdasarkan penyebabnya. Yaitu karena sebab hubungan nasab, karena hubungan pernikahan (perbesanan dan karena hubungan akibat persusuan.
    a. Mahram Karena Nasab
    Ibu kandung dan seterusnya keatas seperti nenek, ibunya nenek.
    Anak wanita dan seteresnya ke bawah seperti anak perempuannya anak perempuan.
    Saudara kandung wanita.
    Ammat / Bibi (saudara wanita ayah).
    Khaalaat / Bibi (saudara wanita ibu).
    Banatul Akh / Anak wanita dari saudara laki-laki.
    Banatul Ukht / anak wnaita dari saudara wanita.
    b. Mahram Karena Mushaharah (besanan/ipar) Atau Sebab Pernikahan
    Ibu dari istri (mertua wanita).
    Anak wanita dari istri (anak tiri).
    Istri dari anak laki-laki (menantu peremuan).
    Istri dari ayah (ibu tiri).
    c. Mahram Karena Penyusuan
    Ibu yang menyusui.
    Ibu dari wanita yang menyusui (nenek).
    Ibu dari suami yang istrinya menyusuinya (nenek juga).
    Anak wanita dari ibu yang menyusui (saudara wanita sesusuan).
    Saudara wanita dari suami wanita yang menyusui.
    Saudara wanita dari ibu yang menyusui.
    2. Mahram Yang Bersifat Sementara
    Kemahraman ini bersifat sementara, bila terjadi sesuatu, laki-laki yang tadinya menikahi seorang wanita, menjadi boleh menikahinya. Diantara para wanita yang termasuk ke dalam kelompok haram dinikahi secara sementara waktu saja adalah :
    Istri orang lain, tidak boleh dinikahi tapi bila sudah diceraikan oleh suaminya, maka boleh dinikahi.
    Saudara ipar, atau saudara wanita dari istri. Tidak boleh dinikahi tapi juga tidak boleh khalwat atau melihat sebagian auratnya. Hal yang sama juga berlaku bagi bibi dari istri. Namun bila hubungan suami istri dengan saudara dari ipar itu sudah selesai, baik karena meninggal atau pun karena cerai, maka ipar yang tadinya haram dinikahi menjadi boleh dinikahi. Demikian juga dengan bibi dari istri.
    Wanita yang masih dalam masa Iddah, yaitu masa menunggu akibat dicerai suaminya atau ditinggal mati. Begitu selesai masa iddahnya, maka wanita itu halal dinikahi.
    Istri yang telah ditalak tiga, untuk sementara haram dinikahi kembali. Tetapi seandainya atas kehendak Allah dia menikah lagi dengan laki-laki lain dan kemudian diceraikan suami barunya itu, maka halal dinikahi kembali asalkan telah selesai iddahnya dan posisi suaminya bukan sebagai muhallil belaka.
    Menikah dalam keadaan Ihram, seorang yang sedang dalam keadaan berihram baik untuk haji atau umrah, dilarang menikah atau menikahkan orang lain. Begitu ibadah ihramnya selesai, maka boleh dinikahi.
    Menikahi wanita budak padahal mampu menikahi wanita merdeka. Namun ketika tidak mampu menikahi wanita merdeka, boleh menikahi budak.
    Menikahi wanita pezina. Dalam hal ini selama wanita itu masih aktif melakukan zina. Sebaliknya, ketika wanita itu sudah bertaubat dengan taubat nashuha, umumnya ulama membolehkannya.
    Menikahi istri yang telah dili`an, yaitu yang telah dicerai dengan cara dilaknat.
    Menikahi wanita non muslim yang bukan kitabiyah atau wanita musyrikah. Namun begitu wanita itu masuk Islam atau masuk agama ahli kitab, dihalalkan bagi laki-laki muslim untuk menikahinya.
    Bentuk kemahraman yang ini semata-mata mengharamkan pernikahan saja, tapi tidak membuat seseorang boleh melihat aurat, berkhalwat dan bepergian bersama. Yaitu mahram yang bersifat muaqqat atau sementara. Yang membolehkan semua itu hanyalah bila wanita itu mahram yang bersifat abadi.

    #Senin, 29 Oktober 2012 Nashir.RZ

    BalasHapus
  27. ayah saya memiliki adik perempuan (bibi), (bibi) saya memiliki anak perempuan. apakah haram atau halal dinikahi ?

    mohon penjelasannya...

    BalasHapus
  28. Dalam hal ini perempuan itu adalah sepupu Anda, dan dihalalkan bagimu untuk menikahi anak dari saudara-saudara orang tuamu baik ia daari pihak bapak maupun dari pihak ibu sudah jelas dalam surah An nisa ayat 22-23 @Anonim

    BalasHapus
  29. Assalammu'alaikum..
    saya mau tanya, saya sebagai wanita, apakah boleh menikahi om saya, yg hubungannya dengan ibu saya adalah sepupunya?
    terima kasih..

    BalasHapus
  30. dalam hal ini om yang Anda maksud bukanlah om atau paman yang berasal dari saudara ibu Anda, malainkan dari sepupu ibu Anda, sama halnya dengan hukum mengawini sepupu, Agama tidak melarang hubungan perkawinan antara Anda dan Sepupu dari ibu Anda tersebut, begitu juga dengan UU yang mengatur tentang perkawinan tidak melarang pernikahan seperti yang anda maksud,hanya saja yang menjadi permasalahan ialah keturunan yang akan dihasilkan kelak, ditakutkan jika masih ada bawaan gen yang berasal dari ibu atau keluarga lain yang dibawah oleh om Anda tersebut, saya sarankan Anda untuk membaca artikel Pernikahan antar kerabat dekat pada blog ini@Ramia Tantin

    BalasHapus
  31. Bolehkah saya menikahi anak perempuan dari kakak ibu saya..bagaimana pandangan hukum agama islamnya

    BalasHapus
  32. Tentu saja boleh untuk menikahi sepupu Anda, dalam Al qur an telah dijelaskan dalam QS. Al-Ahzab: 50 tentang menikahi anak dari saudara orang tua @erfin ferial kayadu

    BalasHapus
  33. bolehkah saya menikahi anak dari adik pakde/paman saya...?
    bagaimana hukum islam nya ?

    BalasHapus
  34. Pertanyaan ini sama dengan pertanyaan sebelumnya @benny raider

    BalasHapus
  35. saya mempunyai kakak yang sudah menikah dengan seorang laki-laki bernama adi, jika saya menikah dengan adik dari adi apakah dibolehkan dalam agama islam ?

    BalasHapus
  36. Sebenarnya yang membuat seorang haram untuk dinikahi ialah apabila seorang tersebut merupakan mahram kita, dan di sini orang yang ingin Anda nikahi ialah orang yang sama sekali tidak berhubungan mahram dengan Anda, jadi pernikahan Anda seperti yang Anda tanyakan bisa dilaksnakan dan tidak melanggar syariat serta hukum yang berlaku @lea gisella

    BalasHapus
  37. apakah boleh saya menikahi anak dari paman saya ? sedangkan paman saya adalah saudara kandung dari bapak saya...

    BalasHapus
  38. sy seorang wanita, boleh kah sy menikah dengan sepupu satu kali ibu?

    BalasHapus
  39. beberapa orang berpendapat bahwa menikahkan dua orang sepupu dimana orang tua mereka (bapak mereka berdua bersaudara kandung) itu di larang, dikarenakan bapak si laki2 bisa menjadi wali dari si perempuan (keponakannya) lalu bagaimana bagaimana sebenarnya hukum syariat yang benar...dihalalkan atau di haramkan...?

    BalasHapus
  40. Dalam islam diperbolehkan untuk menikahi sepupu @Anonim

    BalasHapus
  41. assalamualaikum wr wb...apakah cucu dari saudara ayah saya...gimana menurut islam apakah boleh dinikahi...???mohon balasannya via email..terima kasih

    BalasHapus
  42. Pertanyaan ini juga sama dengan beberapa pertanyaan sebelumnya, tidak menjadi masalah jika garis keturunan tidak dalam satu keturunan yang sama hanya saja yang mesti diperhatikan adalah hubungan ayah dan calon menantunya sperti apa.... kembali berpatokan pada syariat @fakhruzi rekayasa

    BalasHapus
  43. assalamualaikum wr.wb
    saya ingin bertanya, saya memiliki kakek dan kakek saya memiliki seorang kakak kandung. kemudian kakak dari kakek saya tersebut memiliki seorang cucu perempuan. bolehkah saya menikahinya ? disini posisi kita sama@ sebagai cucu tp bisa dibilang saudara jauh. trimkasih ats jawabannya

    BalasHapus
  44. Pertanyaan seperti ini sudah sering kali terulang.. jawabannya boleh untuk menikah di antara keduanya @varian andy

    BalasHapus
  45. tetapi ada yg bilang kalo kami tidak boleh menikah kerena jika si perempuan itu nikah saya bisa bertindak menjadi walinya. gmana menurut pendapat anada, ini merupakan hukum kejawen apa islam ?

    BalasHapus
  46. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  47. Hal tersebut tidak ada hubungannya dengan masalah pernikahan Anda dengan si Perempuan @varian andy

    BalasHapus
  48. Assalamualaikum,
    mau ikut bertanya.
    Saya perempuan. Saya memiliki kakek, kakek saya mempunyai kakak laki". dan kakak dari kakek saya itu adalah buyut dari Jojo. Apakah saya boleh dinikahi jojo?

    BalasHapus
  49. kalau boleh tau kenapa demikian ? bagaimana maksud dari hal tersebut tidak ada hbunganya, lalu bagaimana cara saya meyakinkan kedua orangtua saya dan orangtua wanita tersebut. trimakasih

    BalasHapus
  50. Sebenarnya dari komentar di atas sebelumnya telah ada yang membahas ini,pertama harus diketahui dulu hubungan Anda dengan si Perempuan dilihat dari nasab Anda dengan si peremupuan. dalam kasus Anda bisa dikatakan Anda bersepupu dengan si perempuan dan hal ini tidak diharamkan untuk menikah, untuk menjadi wali memang sepupu dibolehkan menjadi wali jikalau seperempuan sudah tidak memiliki keluarga lainnya yang pantas menjadi wali. nah, dalam hal seperti ini walaupun Anda bisa menjadi wali dari dia perempuan namun Anda dengan dia masih dalam status bukan muhrim jadi dibolehkan untuk menikah. Untuk meyakinkan keluarga Anda cukup jelaskan mengenai garis nasab seseorang sehingga tidak dapat dinikahi dan yang dapat dinikahi. sesungguhnya yang membuat orang keliru karena ketidak tahuannya jelaskanlah dengan bijak dan tidak keluar dari adab pergaulan yang tua dan yang mudah @varian andy

    BalasHapus
  51. @Anonim
    bagaimana dengan pertanyaan saya diatas? Apakah boleh atau tidak, ? Mohon jawaban.nya

    BalasHapus
  52. Mohon Maaf terlalu banyak yang namanya Anonim..., saya bingung pertanyaannya yang mana @Anonim

    BalasHapus
  53. Maaf, saya tidak tau cara memberi nama. Saya putria zahroh. Saya mempunyai kakek. Kakek saya punya kakak laki-laki. Kakak laki-laki dari kakek saya adalah buyut dari Jojo. Bagaimana jika saya dengan jojo?

    BalasHapus
  54. Untuk pekara yang seperti ini boleh saja dilangsungkan pernikahan, sebab walaupun masih status keluarga namun berbeda pada garis keturunan ke atas. Dalam kasus seperti Anda yang dilarang untuk menikah ialah jika Anda dengan buyut Dodo. Sedankan jika Anda sendiri dengan Jojo, maka tidak menjadi masalah.

    An nisa ayat 22-24 sudah dijelaskan bahwa diharamkan bagimu menikahi Anak dari saudaramu baik laki-laki maupun perempuan, namun bagi antara keturunan dari saudara kepada keturunan saudara lainnya adalah halal untuk menikah @Anonim

    BalasHapus
  55. Terimakasih atas jawaban.nya , namun sangat sulit karena pihak keluarga masing masing jelas tidak mengizinkan. Saya percaya dengan jodoh yg akan diberikan untuk saya, dan jika jodoh mungkin ada jalan, namun jika tidak, saya akan menerima semua itu.
    Sekali lagi terimakasih. Semoga Alloh SWT membalas kebaikan anda.

    BalasHapus
  56. bolehkah saya menikah dengan cucu dari adik nenek perempuan saya?

    BalasHapus
  57. Harus jelas terlebih dulu hubungan kekeluargaan Anda dengan orang yang ingin Anda nikahi @Anonim

    BalasHapus
  58. maaf jelas gimana ya? itu masih termasuk sedarah tidak ya?
    kakeknya dia itu adek dari kakek saya ya permpuan

    BalasHapus
  59. Bagaimana hubungan orang tua (ayah ibu Anda) dengan ayah ibunya dia? @Anonim

    BalasHapus
  60. hubungan ortu kami baik, mlh justru mereka yg jodohin tp boleh tidak ya dalam islam ?

    BalasHapus
  61. .Syukurlah kalau baik baik saja.

    Maksudnya hubungan kekeluargaan orang tua Anda dengan orang tuan dia, apakah ada hubungan saudara ataukah tidak? @Anonim

    BalasHapus
  62. jadi gini ayah saya punya ibu, ibu nya ayah saya punya adik namanya siti.
    siti punya anak parti, lha anaknya parti ini yang mau di jodohkan sama saya. kira kira itu hubunganya masih sedarah tidak ya? trs bisa tidak menikah?
    trimakasih

    BalasHapus
  63. Dalam artian bahwa, Anda dan Parti bisa dikatakan sepupu duakali, dan hal ini dibolehkan untuk melangsungkan pernikahan.. untuk lebih yakinnya.. lihat QS AL Ahsab ayat 50 @Anonim

    BalasHapus
  64. kalau saya manggil partui ini tante maksudnya anaknya parti yg mau di jodohkan sama saya namanya tika tapi kami masih sepupuan.
    jadi intinya bisa ya?

    BalasHapus
  65. Tentu saja bisa. ini dasarnya
    Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu (QS Al Ahzab:50)@Anonim

    BalasHapus
  66. bolehkah orangtua kandung menikah dengan mertua, terimakasih jawabanya

    BalasHapus
  67. Ayah Kakek saya bersaudara kandung dengan ayah dari ibu wanita itu..! Kakek saya bersepupu 1x dengan ibu wanita itu...! ibu saya bersepupu 2 x dengan wanita itu....! gimana nih,, Boleh gak saya nikahi wanita itu...? Makasih

    BalasHapus
  68. jadi maksud dari ayat ini ''Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu''..! adalah saudara kandung ayah atau ibu,! kalau sepupu ibu atau ayah tidak termasuk yah...??

    BalasHapus
  69. Iya sepupu tidak termasuk sebagai orang yang tidak boleh dinikahi, dari ayat di Atas saya rasa sudah jelas,, contohnya Rasulullah saw bersepupu dengan Ali bin Abi Thalib dan Beliau menikahkan anaknya Fatimah Az zahra dengan Ali @onel wan

    BalasHapus
  70. apabila kakek saya menikah dengan seorang yang sudah mempunyai anak(anak hasil pernikahan dengan orang lain). apa saya boleh menikahi anak dari wanita yang telah dinikahi kakek saya

    BalasHapus
  71. Tentu saja hal ini boleh, karena antara Anda dan dia tidak ada hubungan keturunan @cavin imanovic

    BalasHapus
  72. oh iya trima kasih, tapi wanita ini bisa disebut tante saya apa bukan? soalnya ibunya menikah dengan kakek saya, secara tidak langsung wanita ini menjadi adik dari ibu saya meskipun tidak mempunyai hubungan keturunan. mohon penjelasannya?

    BalasHapus
  73. Sebenarnya tidak ada alasan jika dikatakan bahwa permpuan itu adalah tante anda meskipun ia telah menikah dengan ibu dari perempuan itu, tante ialah saudara kandung dari ibu atau ayah anda lain dari pada itu ia bukan disebut sebagai tante Anda. dalam islam memang ada hal yang sebelumnya bukan mahram (boleh dinikahi) namun setelah adanya pernikahan, maka statusnya menjadi tidak boleh dinikahi mahram. contoh misalnya ayah Anda ingin menikahi seorang perempuan yang bukan mahramnya, maka ia halal untuk menikahnya, namun ketika ternyata Anda sebagai anak lebih dulu menikahi perempuan itu, maka ayah Anda yang tadinya boleh menikahi wanita menjadi tidak boleh untuk dinikahi..

    contoh di atas adalah contoh yang tadinya bukan mahram menjadi mahram, namun pada kasus Anda meskipun kakek Anda menikah dengan Ibu dari perempuan yang ingin Anda nikahi, maka tidak diharamkan bagi Anda untuk menikahi anak dari nenek tiri Anda@cavin imanovic

    BalasHapus
  74. oh iya, terima kasih atas penjelasannya

    BalasHapus
  75. klw hubngn nya kya bgini,, (sy sbgai cowok) nenek sy saudara kandung sama ibunya si dia,, trus,, ibunya saya sama si dia spu2,, apa kha halal klw saya mnikah dngn si dia

    BalasHapus
  76. Dalam Islam diharamkan bagimu untuk menikahi saudara dari ibu bapakmu, namun tidak dikatakan bahwa Anda dilarang untuk menikahi Sepupu dari Ibu Anda. Yang diharamkan ialah apabilah Anda ingin menikah dengan Ibu dari Si Dia, sedangkan BAgi Anda yang ingin menikahi Si Dia, maka Anda halal untuk menikah dengannya @Anonim

    BalasHapus
  77. Assalamualaikum..
    Bapak saya pnya kakak prempuan,ank permpuan dari kakak prmpuan bpk sya mnikah dng org lain.
    Orng itu pnya adik perempuan.
    Apkah boleh sya mnikahi adik prempuan orang itu?

    BalasHapus
  78. Perempuan itu ialah adik dari suami dari sepupu Anda, antara Anda dengan dia sama sekali tidak ada hubungan darah sama sekali, maka dari itu tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak menikahinya @Anonim

    BalasHapus
  79. @islamnya muslim
    Asslm. Wr. Wb
    Mohon penjelasan untuk kasus yg sy alami..
    Sy laki2, ayah sy punya kakak perempuan, kakak perempuan ayah punya anak perempuan, dan cucu perempuan misal namanya devi.
    1. Dari hukum nasab apakah sy blh menikahi devi?
    2. Pada saat adik laki2 sy berumur sekitar 1 th dan devi umur 4 bulanan, devi menyusu pd ibu saya 2-3 kali, menurut ibu saya susuan tersebut cm sebentar hanya sekedar meredakan tangis devi yg dtinggal ibunya ke pasar.
    Apakah sy bisa menikahi devi?
    Mohon penjelasannya via imel tsutisno@gmail.com
    Terima kasih sebelumnya untuk respon dan jawabannya.
    Wassalam. Wr. Wb
    Tsutisno

    BalasHapus
  80. @islamnya muslim
    Terima kasih byk untuk respon cepatnya. jawaban yg saya terima sudah menjawab kebimbangan hati sy.
    Semoga menjadi ibadah bg penulis islamnya muslim dan jadi ilmu yg bermanfaat bagi saya..

    BalasHapus
  81. Assalamu'alikum..
    mohon petunjuknya.. apakah saya boleh menikahi seorang wanita dari anak adik kandung nenek saya..?

    BalasHapus
  82. Jika perempuan itu ialah tante Anda, maka Anda diharamkan menikah dengannya @Anonim

    BalasHapus
  83. iya benar saya panggil dia tante.. saudara dari ayah saya, wanita itu sepupu ayah saya..orang tua ayah saya (nenek saya) adalah kaka kandung dari ayah wanita itu.

    BalasHapus
  84. Jika Benar demikian, Maka Anda boleh menikah dengannya, sebagaimana Rasulullah saw menikahkan Ali bin Abi Thalib sepupunya dengan Anak beliau Fatimah Az-Zahrah.

    Yang tida diperbolehkan ialah jika perempuan itu adalah saudara dari Ayah Anda @Anonim

    BalasHapus
  85. mungkin pertanyaan ini sama dgn yg sebelumnya,tpi buat meyakinkan saya ingin bertanya lagi,
    saya mempunyai nenek(ibu ayah saya) yg memiliki adik perempuan,adik nenek saya itu mempunyai anak perempuan,bolehkah saya menikahinya ?

    BalasHapus
  86. Selama perempuan itu bukan saudara dari orang tua Anda, misalnya ia adalah sepupu dari ayah atau ibu Anda, maka dihalalkan menikah dengannya @Anonim

    BalasHapus
  87. Assalamualaikum wr.wb
    aku adalah cucu laki laki dari kakek ku. Kakek ku punya adik laki laki. kemudian adik dari kakek ku punya cucu perempuan.
    Bolehkah aku menikahi cucu perempuannya.?
    disini posisi kita sama sebagai cucu
    Mohon pencerahannya
    Terima kasih

    BalasHapus
  88. Asslm wr wb..
    Saya Riri..
    Ingin bertanya..
    Bolehkah saya (perempuan) menikahi anak dari saudara nenek saya (laki-laki)/ paman saya??

    BalasHapus
  89. Alaikum salam

    Tentu saja boleh karena antara Anda dan dia bisa dikatakan sepupu, dan tidak ada salahnya untuk menikah @Anonim

    BalasHapus
  90. Dia adalah paman Anda, namun bukan paman dari saudara Ayah atau ibu Anda, jadi boleh saja untuk menikah dengannya @Riri Paraswari

    BalasHapus
  91. Jadi, jika apakah halal jika kita menikahi saudara angkat kita yangmana serumah dengannya ? dan saudara angkat itu berasal dari keluarga lain dan tidak satu darah.

    Masih banyak yang memperbincangkan perkara ini, terima kasih

    BalasHapus
  92. Selama Dia tidak pernah disusui oleh Ibu Anda, maka tidak masalah jika Anda menikah dengannya

    adapun kontroversi mengenai hal tersebut ada baiknya Anda juga membaca artikel ini http://www.islamnyamuslim.com/2013/04/pernikahan-antarkerabat-dekat.html
    @annihilator471

    BalasHapus
  93. Terima kasih atas pencerahannya gan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi orang banyak.

    BalasHapus
  94. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
    'afwan saya mau bertanya, apakah boleh menikahi orang yang tidak dicintai?
    misalnya seorang wanita yang dijodohkan pada seorang laki" atau sebaliknya . . .
    jazakamullahukhaira..

    BalasHapus
  95. Tentu saja boleh, cinta tidak selalu berujung pada pernikahan dan pernikahan tidak selalu didasari pada Cinta @syahdu rindu

    BalasHapus
  96. Ayah saya punya sepupu, hubungan ayah saya dan sepupunya itu adalah orang tuanya adik kakak tetapi beda ibu. Sebut saja, sepupu ayah saya adalah om saya. Saya boleh ga menikahi om saya ini?

    BalasHapus
  97. Pertanyaan ini sama dengan pertanyaan sebelumnya, untuk hal seperti ini ialah Anda ingin menikahi OM anda yang tidak lain adalah sepupu dari Ayah Anda, tentu saja hal ini boleh
    sebagaimana Rasulullah saw menikahkan Ali bin Abi Thalib sepupunya dengan Anak beliau Fatimah Az-Zahrah. @Risna Karianita

    BalasHapus
  98. Ga perduli kan sepupuannya gara-gara ayah mereka yang adik kakak?

    BalasHapus
  99. iya, yang penting orang yang ingin Anda nikahi bukanlah saudara kandung dari Ayah atau ibu Anda, jika hubungan Ayah Anda dengan Dia adalah sepupu maka ia boleh nikahi @Risna Karianita

    BalasHapus
  100. Terima kasih ya untuk jawabannya. Semoga barokah :)

    BalasHapus
  101. saya punya saudara kembar(kakak), saudara kembar saya punya suami yang punya kembaran juga. apakah boleh saya menikah dengan kembaran dari suami kakak kembar saya? trimakasih.

    BalasHapus
  102. Tidak ada larangan untuk menikah dalam kasus seperti ini, yang diharamkan menikah ialah memaduh dua saudara dalam satu pernikahan, berbeda dengan Anda yang ingin menikahi saudara dari kakak ipar Anda, kesimpulannya boleh untuk menikah @yunia rijayanti

    BalasHapus
  103. Assalamualaikum saya mau bertanya : saya dan kakak saya berjenis kelamin laki-laki kemudian kakak saya menikah dengan seorang wanita bernama VERA, kemudian si VERA punya keponakan cewek namanya RINA. Apakah boleh saya menikah sama RINA. Mohon jawabanya. Terima kasih bisa di emailkan ke :
    thelusive@rocketmail.com

    BalasHapus
  104. Semoga kita selalu dalam perlindungan Allah.

    Terkait pertanyaan Anda perlu diketahui sebelumnya bahwa hal yang menyebabkan orang lain haram untuk dinikahi ialah karena adanya hubungan nasab di antara calon suami dan calon istri.

    Dalam kasus Anda, Anda ingin menikahi RINA yang tidak lain adalah keponakan dari istri saudara Anda.

    Memang dalam hadis Rasulullah saw yang diriwyatkan oleh Abu hanifah dikatakan bahwa "Janganlah kamu menikahi bibi dari istrimu dan juga anak dari saudara istrimu baik laki laki maupun perempuan"

    namun, dalam ayat di atas yang dilarang adalah suami dari perempuan, bukan saudara dari suami. Di sini Anda sebagai saudara dari kakak Anda dimana kakak anda sendiri mempunyai istri, nah Istri Kakak Anda memunyai seorang keponakan. Yang ingin menikah adalah Anda dengan keponakan istri kakak Anda tersebut, hal ini tidak melanggar aturan nasab.

    Kesimpulannya Anda boleh menikahi RINA@Kiswoyo Ahmad

    BalasHapus
  105. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  106. saya seorang perempuan, saya mempunyai kakek dan kakek saya mempunyai adik, adik dari kakek saya tersebut mempunyai anak laki laki yang seumuran dengan saya. jadi posisi dia seperti om saya, dari kakek yang berbeda. kita saling menyayangi dalam artian 'yang lebih'. bolehkah kita 'bersatu'? ortu saya tidak mengetahui sesuatu antara kami. ibu saya pernah bilang bahwa jika saja kita tidak ada hubungan saudara kita akan disatuhkan. bolehkah? syukron

    BalasHapus
  107. Satu hal yang perlu dipastikan adalah hubunngan Om Anda dengan orang tua Anda, Jika benar seperti yang Anda tanyakan, berarti orang tua Anda bersepupu dengan OM Anda... dalam kasus yang seperti ini Om Anda adalah mahram, dalam artian boleh menikah dengannya. Hal seperti sudah dicontohkan oleh Ali bin Abi Thalib dengan fatimah Az Zahra putri Rasulullah saw.
    Nabi Muhammad saw bersepupu dengan Ali bin Abi Thalib, dan Nabi menikahkan anaknya dengan sepupunya sendiri. Kesimpulannya Anda boleh menikah dengannya @Anonim

    BalasHapus
  108. Iya benar seperti itu. Antara dia dengan orang tua saya. Terimakasih atas jawabannya... syukran katsiran! Wassalamualaikum wr.wb

    BalasHapus
  109. Assalamualaikum saya mau bertanya : Saya mempunyai seorang kakak perempuan yang menikah dengan om dia (keponakan dari suami kakak perempuan saya). pertanyaannya apakah saya boleh menikah dengan si dia...?

    BalasHapus
  110. Antara Anda dan dia sama sekali tidak ada hubungan Nasab, jadi tidak ada salahnya untuk menikah @Anonim

    BalasHapus
  111. jika saya suka dengan sepupu saya perempuan (anak dari kakak laki laki ibu)
    apa hukumnya

    terima kasih

    BalasHapus
  112. Sepupu adalah Mahram jadi boleh menikah dengannya lihat QS Al Ahzab:50@Anonim

    BalasHapus
  113. Assalamu'alaikum
    saya ingin bertanya

    apakah boleh menikah dengan keponakan dari suami kakak kita..?
    Mohon sertakan dalil nya

    Terimakasih

    wassalamu'alaikum

    BalasHapus
  114. Dilarang menikahi keponakan, tetapi jika bukan Anda yang berkeponakan dengan si Dia, maka boleh untuk menikah. An-Nisa 22-24@Anonim

    BalasHapus
  115. kalo menikah dengan anaknya adek perempuan bapak saya khalal atau tidak?

    BalasHapus
  116. kalau perempuan yang Anda maksudkan itu ialah sepupu Anda, maka halal untuk menikah dengannya @feri fitrianto

    BalasHapus
  117. mohon pencerahan agan" sekalian saya suka sama gadis tapi setelah selidik boleh selidik dia itu bibi saya meski klo di bilang jauh banget krna g klo di lihat dari buyut saya aja masih belom ketemu...
    soalnya kata bokap ane aja g tau silsilahnya dmn. bokap saya taunya klo dia itu ade bokap saya.....
    plizz pencerahannya

    BalasHapus
  118. Kalau bibi Anda yang dimaksudkan di sini ialah saudara dari ayah Anda, maka diharamkan untuk menikah dengannya @Anonim

    BalasHapus
  119. saudara si tapi saudara jauh...

    BalasHapus
  120. saya punya saudara perempuan,,dy itu anak dari adiknya nenek saya, apakah si perempuan itu boleh dinikahi oleh saya atau tidak??

    BalasHapus
  121. adk laki2 saya sudah menikah,dia punya adk ipar perempuan bolehkah saya bolehkah sy menikahinya

    BalasHapus
  122. Jika perempuan itu berhubungan sepupu dengan Anda, maka boleh untuk menikahinya @fauriza nurachman

    BalasHapus
  123. Yah tidak ada larangan untuk menikah dengan saudara ipar @riko susanto

    BalasHapus
  124. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  125. Saya ingin bertanya, mohon maaf sebelumnya apabila ada pertanyaan yang sebelumnya sama dengan pertanyaan yang saya ajukan ini.
    Saya adalah seorang wanita, ayah saya memiliki seorang ibu yang saya panggil dengan sebutan nenek, nenek saya memiliki adik kandung perempuan yang saya sebut nenek 2.
    Nenek 2 memiliki seorang anak laki-laki bernama R yang usianya terpaut 7 tahun lebih tua daripada saya.
    Saya jatuh cinta dengan R, tetapi R mengatakan bahwa kami berdua adalah saudara "sesusu" yang tidak bisa menikah. Apa iya demikian? Apa iya tidak boleh menikah dengan anak laki-laki yang dilahirkan oleh adik kandung dari nenek saya? Bukankah kami tidak "sesusu"? Mohon jawabannya, terimakasih banyak.

    BalasHapus
  126. Bolehkah Pria A menikahi sepupu dari mertua perempuan?

    BalasHapus
  127. min, kalo adik dari suami tante boleh nggak ?

    BalasHapus
  128. @Anonimnìh saya mau nanya,apakah saya boleh menikah dengan se orang pacar saya tapi bapak saya dan pacar saya satu kandung dan satu kakek,atas dasar apa boleh dan apa hadisnya dan surah apa yang membolehkan ?

    BalasHapus
  129. @andes bayangkaraapakah saya boleh menikah dengan pacar saya tapi bapak saya dan bapak pcar saya bersaudara dan juga satu kakek,atas dasar apa membolehkan dan apa dasarnya dan apa hadisnya yang membolehkan dan surah apa juga yang membolehkan?

    BalasHapus
  130. mang boleh nikah ma cucu perempuan kita????

    BalasHapus
  131. cucuk yang dimaksud bukan dalam satu turunan, misalnya cucu dari pak de, itu boleh @ramlan

    BalasHapus
  132. kak, kalau misalnya gini nih, jadi saudara beda ibu satu ayah. cewek cowok. trus yg cewek punya cucu perempuan dan yang cowok punya anak laki-laki. cucu perempuan dengan anak laki-laki itu apa masih bisa menurut islam?

    BalasHapus
  133. Mas admin mau tanya, ibu saya kan punya adik perempuan, trus dia menikah dengan seorang laki - laki, laki - laki itu punya adik perempuan..bolehkah saya menikahi adik dari om saya ?
    mohon pencerahannya :)

    BalasHapus
  134. kaka saya ingin bertanya , misalnya :

    kakek saya punya anak yaitu ibu saya dan ibu saya melahirkan saya bernama sinta . sedangkan pacar saya bernama ahmad punya seorang ayah .
    jadi AYAH nya dia beradik kakak dengan KAKEK saya .

    dan pertanyaannya adalah apakah boleh SINTA dan AHMAD menikah ???

    mohon penjelasannya boleh atau tidak ka.
    terima kasih

    BalasHapus
  135. Boleh boleh saja pertanyaan seperti ini sudah dijawab pada komentar di atas @Mahfudz Linuxmania

    BalasHapus
  136. Boleh, hal ini sama halnya dengan menikah dengan sepupu @Anonim

    BalasHapus
  137. asalamulaikum apakah boleh saya menikahi sepupu tiri saya ????
    trimakasih

    BalasHapus
  138. Apakah saya boleh menikahi cucu dari kakak ibu saya?

    BalasHapus
  139. bibi kandung saya menikah dengan om kandung cewek saya bagaimana hukumnya kalau saya juga menikah dengan cewek saya apakah sah atau tidak? mohon penjelasannya

    BalasHapus
  140. Min saya ingin bertanya. Bagaimanakah hukumnya apabila kita menikahi anak perempuan dari kakak sepupu perempuan kita. Kakak perempuan ini adalah sepupu saya. Anak dari budhe saya. Mohon penjelasanya. Trimakasih.

    BalasHapus
  141. asalamu'alaikum wr.wb..
    saya ikhwan tertarik dengan akhwat dimana akhwat tersebut cucu dari kakak ayah saya. apakah boleh kami menikah?

    BalasHapus
  142. pertanyaan ini sebenarnya sering sekali ditanyakan, jadi langsung saja kami jawab

    boleh
    contohnya Ali bin Abi Thalib menikah dengan fatimah az zahrah, ali adalah sepupu Rasulullah sedangkan Fatimah adalah putri dari Rasulullah saw @Jodhi Arif Pramudito

    BalasHapus
  143. Kalo yang menikah anak uwa sama anak bibi boleh gak....

    BalasHapus
  144. bagaimana klo menurut hukum islam jika ada laki-laki yg menikah dgn saudara kalo orang jawa mengatakan TEMU TELU,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika yang dimaksud saudara kandung, maka sudah jelas tidak boleh untuk menikah

      Hapus
  145. nenek saya punya adik perempuan, trus adik perempuan nenek saya punya cucu seorang gadis, apakah saya boleh menikahi gadis itu?

    BalasHapus
  146. assalamualaikum.Saya laki2. ini kisah saya,
    "ibu saya punya keponakan laki2(MAS KEPONAKAN SAYA) yg menikah dengan seorang wanita,..pertanyaannya adalah apakah boleh jika saya menikahi ADIK KANDUNG DARI wanita itu.,???
    MOHON SEGERA JAWABAN DAN ALASANNYA, terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentu saja boleh,
      penjelasannya seperti ini keponakan dari ibu Anda tidak lain adalah sepupu Anda dan ia menikah dengan seorang perempuan dan perempuan itu memiliki seorang saudara dan Anda ingin menikah dengannya.. tidak ada larangan sama sekali dalam hal ini karena sudah tentu hubungan darah tidak ada jadi tidak ada alasan untuk menikah

      Hapus
    2. tidak ada alasan untuk tidak menikah mungkin maksudnya :)
      terima kasih gus atas sarannya assalamualaikum

      Hapus
  147. saya mau bertanya ?? kakak saya kan punya istri ?? orang tua istrinya punya kakak.. kakak orang tua istri saya punya anak perempuan ??? apakah saya boleh menikahi anak perempuan tersebut ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. JIka yang Anda maksud perempuan itu adalah anak perempuan dari orang tua kakak istri kakak Anda, maka tidak ada larangan untuk menikahinya, karena tidak ada hubungan darah atau nasab sama sekali

      Hapus
  148. Saya mau tanya, nenek saya punya seorang adik yang tidak lain adalah salah seorang kakek saya, dan beliau punya seorang anak perempuan, apakah saya boleh menikahinya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. perempuan itu berarti tidak lain adalah sepupu dari ayah atau ibu Anda, dan tidak ada hubungan nasab dengannya, jika dipandang secara agama tentu saja boleh untuk melangsungkan pernikahan

      Hapus
  149. Saya mw bertnya ada saudara kembar yg 1 mnikah dgn ce .,ce itu sepupu saya klo sya mnikah dengn adik kembarannya ttsb gmna hukumny?by ade

    BalasHapus
    Balasan
    1. dari segi agama maupun hukum sekalipun tidak ada masalah sama sekali untuk menikah

      Hapus
  150. Saya saudara kembar.kembaran sya menikah dgn ce.dan dy pny sepupu apkah blh sya mnikahi spupuny trsebut? Sedangkan sya adik kk msh sedarah sdangnkan ortu istri dari kmbaran sya dngn org tua pcar sya itu msh kk beradik..gmn pndpatny

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa diartikan Anda bersepupu dengan sepupu dari ce. kembaran Anda, dan tidak ada larangan dalam Islam untuk menikahi sepupu

      Hapus
  151. Saya mau tanya. Bolehkah saya menikah dengan seorang pria dimana buyutnya yang perempuan adalah saudara kandung dari nenek saya. Jadi jatuhnya hubungan saya dengan pria itu dalam keluarga adalah tante dan keponakan. Mohon jawabannya ya. Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Diperjelas terlebih dahulu hubungan Anda dengan Dia, jika pria itu keponakan (dalam artian anak dari saudara Anda) maka Anda tidak boleh menikah dengannya, tapi jika keponakan yang Anda maksud bukan dari anak saudara Anda, maka bisa lain ceritanya

      Hapus
    2. Pria itu adalah anak dari sepupu saya dimana nenek saya dan nenek sepupu saya itu adalah saudara kandung. Jadi apakah dalam islam saya boleh menikah dengan anak dari saudara sepupu saya tsb? Mohon jawabannya ya. Terimakasih

      Hapus
    3. Jika keadaannya seperti itu tentu saja boleh melangsungkan pernikahan sebagai mana Rasulullah saw menikahkan sepupunya Ali bin Abi Thalib dengan putrinya Fatimah Az Zahra

      Hapus
  152. @islamnya muslim ijin bang .. saya posting di g+ nya abang mohon jawabannya bang .. terimakasih banyak sebelumnya :)

    BalasHapus
  153. assalamu'alaikum mas
    saya mau tanya
    ibu saya punya kk kandung perempuan (budhe saya)
    budhe saya punya anak laki-laki
    apakah saya halal menikah dengan sepupu laki-laki saya itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh saja menikahi sepupu, tidak ada larangan dalam agama dan itu dibolehkan

      Hapus
    2. Saya mw nanya min,,
      Jika c A(ibu) sepupu 2 kali dengan c B(tante) kemudian anaknya c A ingin menikah dengan c B.
      Bgaimana hukum nya min??
      Mhon penjelasannya ya...

      Hapus
    3. mohon lebih diperjelas, saya ragu menerka maksud Anda

      Hapus
  154. Maaf sebelumnya kalau seandainya pertanyaan saya ini sudah ditanyakan sebelumnya
    Kakek saya adalah adiknya kakek A, kakek saya punya anak yaitu ibu saya. kakek A punya anak yaitu bapaknya A. kalau saya menikah dengan A, apa diperbolehkan dalam Islam??? terima kasih

    BalasHapus
  155. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  156. Bolehkah sy bernikah dgn seseorang hubungan saudaraan kami ialah sprti begini. Dia adalah anak saudara kpd adik ipar bapa sy. Jdi kami itu hubungan saudara kmi agak jauh dan tidak prnh ketahuan seblumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. bolehkah jika seseorang menikahi wanita (sepupu wanita) dari keturunan KAKEK TIRI sedangkan msh dalam kerabat nenek kandung .

      Hapus
  157. Assalamu'alaikum, sy mau nanya, bolehkah sy menikahi anak perempuan dari sepupu saya? Mohon penjelasannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tentu saja boleh, tidak ada larangan agama dalam hal ini

      Hapus
  158. bapaknya dia adik kaka dengan nenek saya, bolehkah saya nikahi dia?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Admin, dimohon untuk menjawab semua pertanyaan ,,

      Hapus
    2. Admin, kapan semua pertanyaan bisa dijwab ,,

      Hapus
  159. mohon petunjuk nya
    boleh kah saya menikah dengan cucu dari bude saya? ( bude saya kakak ibu saya. bude saya mempunyai anak perempuan. anak perempuan tersebut mempunyai anak laki- laki. )

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam islam hal ini tidak dilarang, sedikit meluruskan bahwa yang ingin Anda nikahi adalah anak dari sepupu Anda, hal ini boleh saja cintohnya itu ketika Rasulullah saw menikahkan putrinya Fatimah Az zahra dengan sepupu nya Ali bin Abi Thalib

      Hapus
  160. saya mau menikahi anak dari bude saya/bibi apakah itu dilarang???dengan mengapa banyak yang melarang ???dan klw kita menikahpun tak akan ada yang mau menikahkan kitaa.:(

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh, orang yang melarang itu karena mereka belum tahu

      Hapus
  161. Bolehkah saya menikahi anak perempuan dari kakaknya ayah saya ??

    BalasHapus
  162. Assalamualaikum....
    apakah saya boleh menikah dengan sepupu saya, sedangkan ayah saya adiknya ayah dia?
    terima kasih

    BalasHapus
  163. assalamu'alaikum . Aku mau tanya , apakah boleh aku menikah dg keponakan dr suami tanteku ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh, tidak ada larangan sama sekali

      Hapus
  164. Assalamualaikum....saya mau bertanya, diperbolehkan atau tidak jika saya menikah dengan cucunya budhe saya,,,,budhe saya itu kaka dari bapak saya

    BalasHapus
  165. ASSLKM..saya mempunyai kakek yang menikah dua kali,,pernikahan yang pertama mempunyai anak laki2 dan dari anak laki2 trsbut mempunyai anak perempuan anggapla si B kmudian si B mempunyai anak perempuan ,,bolehkah saya menikahi anak perempuan si B..Sedangkan saya cucu kakek dari permikahan yang ke dua dari ayah saya,,
    tolong di balas,

    BalasHapus
  166. asslamualaikum. saya mempunyai kakek dari ayah saya, trus kakek saya adik beradik dengan bapak dari tante saya, tante saya sepupu dengan mama cewek saya, kalau saya nikahi belh gk tu cewek saya ?

    BalasHapus
  167. bapak saya sudah bercerai dengan mama saya

    BalasHapus