Searching...

18 Maret 2013

Tentang Wudhu

Wudhu

Wudhu berasal dari kata wudu`un yang artinya bersih atau indah. Sedangkan menurut istliah syariat islam yaitu, membersihkan anggota wudhu dengan air suci dan menyucikan berdasarkan syarat dan rukun tertentu untuk menghilangkan hadats kecil.

Syarat wudhu

Syarat wudhu terdiri dari 7, antara lain:

1. Islam

2. Mumayyis, yaitu orang yang sudah dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk dari segala perbuatan manusia.

3. Tidak ada penghalang antara air dan kulit harus dibasuh

Rukun wudhu ada 6 yaitu: dimulai dengan niat, membasuh muka, membasuh kedua tangan sampai siku, mengusap sebagian kepala, membasuh dua kaki sampai kedua mata kaki, tertib.

Sedangkan sunnah wudhu ada limabelas, yaitu:

a. Membaca Basmalah
b. Bersiwak (menggosok gigi)
c. Berkumur
d. Menghirup air ke dalam hidung dan mengeluarkannya kembali
e. Mengusap seluruh kepala
f.  Mengusap kedua telinga luar dan dalam
tentang wudhug. Membasuh sela sela jenggot yang tebal dan membasuh jari jari
h. Mendahulukan anggota tubuh yang kanan dari yang kiri
i.  Membasuh atau mengusap anggota wudhu sebanyak tiga kali
j.  Menggosok anggota wudhu pada saat membasuhnya.
k. Menambah sedikit dari batasan yang diwajibkan dalam membasuh ataupun mengusap
l.  Tidak boros dalam menggunakan air
j. Berturut-turut antara basuhan satu dan lainnya
k. Selesai wudhu mengerjakan shalat syukrul wudhu
l.  Selesai wudhu membaca doa selesai Wudhu




Hal yang dimakruhkan saat berwudhu

a. Berlebihan dalam menggunakan air wudhu
b. Mendahulukan membasuh anggota yang kiri
c. Kurang dari tiga kali basuhan atau melebihinya.
d. Meniggalkan salah satu sunnah wudhu.

Hal yang membatalkan wudhu

a. Keluarnya sesuatu dari saluran buang air kecil atau pun besar
b. Tidur, kecuali tidur dengan posisi yang tidak memungkinkan keluarnya angin
c. Hilangnya akal baik karena pingsan, gila, atau karena obat bius.
d. Menyentuh kemaluan depan atau pun belakang dengan telapak tangan bagian dalam tanpa penghalang.
e. Bersentuhan kulit antar lawan jenis yang sama sama dewasa dan bukan mahram

1 komentar:

  1. Assalamualaikum war., wab.

    Aku berharap bahwa apapun yang ditampilkan berupa pernyataan (seperti di atas) hendaknya disertai dengan dalilnya baik dari Alquran maupun hadits rasulullah (yang shahih)

    Wassalam

    BalasHapus