Searching...

29 April 2013

Pentingnya Busana bagi Muslimah

Sekarang ini dunia telah kebanjiran pelbagai model busana bagi muslimah, mulai dari rok, celana panjang, hingga niqab dan cadar. Ada beberapa potret kontradiktif tentang busana yang dikenakan sebagian besar wanita itu.

Terkadang, kita melihat muslimah mengenakan baju kurung lebar dan memakai cadar. Kadang-kadang, kita juga melihat yang menutupi kepalanya dengan jilbab, namun membiarkan kedua tungkai kakinya terbuka. Demikian pula kita juga dapat melihat wanita yang memakai pakain panjang namun sangat ketat hingga nyaris sobek.

Wanita muslimah adalah gabungan antara jiwa dan penampilan, antara akidah dan perilaku. Kesucian dan kehormatan seorang wanita terletak dalam kemurnian hati dan kesucian perilakunya. Kemurnian hati dapat dilihat dari tutur kata yang santun, perilaku yang dewasa, busana yang sopan, dan adab yang luhur.

Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat penampilan dari harta kalian, namun Dia melihat hati dan amal perbuatan kalian”

Pentingnya Busana bagi Muslimah


busana muslim
Ada sebagian orang yang beranggapan bahwa penampilan tidak begitu penting. Yang paling penting ialah kebersihan hati dalam pengertian batin semata, meskipun bertentangan dengan penampilan luar. Mereka berpikir tidak apa-apa berpenampilan fulgar dan mengumbar aurat, yang penting hatinya bersih. Anggapan ini sebenarnya salah satu tipu daya setan.

Kebersihan hati menampilkan perilaku yang baik. Niat yang baik akan diikuti oleh amal yang baik. Penampilan sangatlah penting dalam syariat Allah swt. Kesucian pakaian, tempat dan menutup aurat pun dijadikan agama sebagai syarat sahnya Shalat.
 Allah swt telah memerintahkan kita untuk menjaga penampilan yang bersih dan suci. Allah swt berfirman,

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid” (QS.Al-A`raf:31)

Lalu, berkenaan dengan busana muslimah, Allah swt juga berfirman,

“Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya [1232] ke seluruh tubuh mereka". yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab:59)

Ayat tersebut ditujukan kepada seluruh mukmin dan manusia pada umumnya. Mereka diserukan untuk konsisten dengan adab busana islami agar mereka bisa dikategorikan sebagai pribadi-pribadi yang suci dan terhormat sehingga mereka bisa terhindar dari tindak pelecehan seksual yang kerap terjadi di jalan-jalan umum.

Wanita yang punya komitmen tinggi terhadap perilaku islami pantas dihormati. Kaum laki-laki pendosa pun pasti merasa malu dan segan terhadapnya. Sedangkan, wanita yang memampang auratnya, biasanya mudah memicu fitnah dan gampang menjadi korban tindak pelecehan di jalan-jalan. Para pria pendosa pun tidak segan-segan menggodannya dan melontarkan kata-kata tak senonoh serta berbuat kotor terhadapnya.

Laki-laki maupun perempuan, harus taat dan punya komitmen terhadap nilai-nilai akhlak dan keluhuran pekerti. Sehingga, kita semua bisa menjaga kesucian masyarakat, dan saling tolong menolong dalam kebaikan dan takwa.

0 komentar:

Poskan Komentar