Searching...

03 Juli 2013

Ramalan Kenabian Muhammad saw, dalam kitab Injil

Berita akan datangnya Nabi Muhammad saw jauh sebelum kelahiran penghulu Nabi dan Rasul-Nya ini banyak disebutkan dalam kitab injil. Dalam injil disebutkan Muhammad sebagai guru agung dunia, terkadang disebut juga sebagai Periqlitos.

Hal ini berkaitan erat dengan risalah Isa Putra Maryam yang disampaikan kepada kaumnya berisi berita gembira akan hadirnya seorang Nabi bernama Muhammad saw. Akan tetapi, orang-orang Yahudi berusaha dengan segala cara untuk menghentikan dakwah Isa as serta berusaha membunuh Nabi Allah ini.

Anak keturunan Israil juga berusaha membumi hanguskan semua ajaran Isa as. Mereka mereduksi wahyu-wahyu Allah yang diturunkan kepada Isa as. Mereka membunuh Nabi Yahya as dan para Nabi yang meneruskan dakwa Nabi Isa as.

Meski semua cara ditempu oleh kaum Yahudi untuk menyembunyikan berita gembira kehadiran Muhammad saw, namun risalah tentang kehadiran Muhammad tetap dapat ditemukan dalam kitab injil.

Sejatinya, risalah Allah yang dibawa Isa as adalah petunjuk ketuhanan untuk mengembalikan Bani Israil dari jalur sesat dan kembali kepada Allah swt. Isa as juga menjelaskan kepada anak keturunan Israil bahwa kerajaan Allah yang mereka klaim menjadi hak diri mereka dan usaha mereka untuk membumihanguskan klan keluarga Daud as dari muka bumi adalah salah besar.

Ramalan Kenabian Muhammad saw, dalam kitab Injil


kitab injil
Kerajaan Allah di muka bumi tidak akan dikuasakan kepada mereka (Bani Israil), tetapi akan dikuasakan kepada salah satu anak keturunan Ismail as yang bernama Ahmad. Inilah nama Nabi yang disebutkan Nabi Isa as yang tertulis dalam kitab Injil. Ahmad dalam Injil berbahasa Yunani Kuno disebut dengan Periqliytos.

Penyebutan Periqlitos dalam kitab injil selaras dengan firman Allah,

“Dan (ingatlah) ketika Isa Ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, Yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata."(QS Ash Shaff, 61:6)

Tanda-tanda kenabian Muhammad saw disebutkan dalam kitab Injil dalam banyak ayat, di antaranya termaktub dalam kitab injil Yahana/Yohannes/ Yahya sebagai berikut,

“Periqlytos tidak akan datang kepada kalian sebelum aku pergi. Apabila dia datang, dia akan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada di alam ini. Dia tidak bicara dari diri pribadinya sendiri, tetapi dia berbicara dari apa yang diperdengarkan (diwahyukan) kepadanya. Dia akan menasihati kalian, menerapkan hukum dengan hukum Tuhan, memberi tahu kalian dengan peristiwa-peristiwa kasat mata dan gaib” (Yohannes, 16:25)

Kebenaran Periqlytos atau Ahmad juga dibuktikan dengan penemuan manuskrip Injil kuno terkini di wiayah laut mati. Manuskrip ini dianggap oleh para ilmuwan injil sebagai penemuan yang akan meruntuhkan pemahaman tentang injil yang sudah mentradisi berabad-abad lamanya di kalangan kaum kristiani.

Hal ini diungkapkan oleh pendeta Paul Deviez, kepada keuskupan gereja-gereja di Washington DC. Manuskrip ini akan meruntuhkan dan mengubah pandangan (keyakinan) tentang Injil yang selama ini telah mentradisi secara turun-temurun.

Dalam manuskrip kuno yang baru ditemukan itu disebutkan, “Isa adalah Mesias (juru selamat) kaum masehi. Namun, akan muncul juru selamat lain…”

Mesias jika diterjemahkan dalam bahasa Arab berarti Rasul (utusan). Oleh karena itu, Isa memberi tahu para pengikutnya, “Putra manusia akan pergi dan Periqlytos sesudahnya akan datang kepada kalian. Dia mengajarkan kalian banyak rahasia. Menjelaskan kepada kalian segala sesuatu. Dia bersaksi untukku sebagaimana aku bersaksi untuknya. Aku hanya mengajari kalian dengan amsaal (perumpumaan) dia mengajari kalian dengan takwil (interpretasi)” (Yohannes, 14:16)

Terkait dengan ramalan kenabian Muhammad saw yang tersurat dalam kitab Injil dan taurat, kami suguhkan pula kisah nyata yang terjadi pada pendeta Frank Reno, seorang pendeta dari negeri latin yang mendapat petunjuk islam setelah bertahun-tahun bekerja meneliti Injil berbahasa Italia kuno.

Dia menuturkan, “Selama bertahun-tahun meneliti manuskrip-manuskri Injil klasik (risalah iranius), aku banyak menemukan bahwa babak suci Paulus sering berseberangan dengan babak suci Barnabas. Maka dari itu aku terpanggil untuk menemukan teks Injil Barnabas. Setelah usaha tidak kenal lelah, akhirnya aku berhasil mendapatkan teks Injil Barnabas yang disembunyikan di perpustakaan rahasia keuskupan. Setelah membaca isinya, aku menjadi yakin tanpa keraguan sedikitpun atas kebenaran Muhammad saw. Sejak saat itu, aku mengikrarkan diri memeluk agama Islam”

Semoga bermanfaat…

10 komentar:

  1. 584..menyadari sesuatu yg besar itu sprt pd mata melihat laut,tp menyadari keyakinan itu salah malah memandang sejauh jagat menongak kelangit sedang hati tdk bernaluri

    BalasHapus
  2. sok pintar,,,giat belajar lagi biar lebih paham..ok brow

    BalasHapus
  3. Bukti-bukti Kepalsuan "Injil" Barnabas Kebanggaan Orang2 Islam di Seluruh Dunia.

    "Bagi orang yang inginkan kebenaran, tidaklah menjadi masalah untuk mengetahui bahawa buku yang berjudul "injil Barnabas" ini adalah injil yang palsu. Sebenarnya sarjana-sarjana Kristian dan juga sarjana-sarjana Islam yang sungguh-sungguh, bersetuju bahawa buku ini adalah injil yang palsu, yang dikarang oleh seorang yang beragama Islam, dari Italia pada abad ke-14.

    Injil Barnabas Berbeda Dengan Al-Quran.

    Para sarjana Islam yang sungguh-sungguh akan menolak buku ini kerana keterangannya berbeda dengan apa yang terdapat dalam Al-Quran. Penulis injil Barnabas, dalam usahanya menulis sebuah buku untuk menyokong keterangan yang terdapat dalam Al-Quran, telah membuat banyak kesilapan, dan akhirnya hasil usahanya berbeda dengan Al-Quran. Perbedaan-perbedaan ini harus menyadarkan orang-orang Islam akan kepalsuan buku ini kerena jika mereka mengakui injil Barnabas itu sahih, maka secara tidak langsung mereka mengatakan bahawa Al-Quran adalah sahih dan salah total.


    Contoh Perbedaan antara Al-Quran dan injil Barnabas.

    i) Dalam beberapa petikan dari injil Barnabas, Yesus dikatakan menyebut nabi Muhammad sebagai Penyelamat (Mesias). Hal ini tidak mungkin berlaku dan mereka yang membaca Al-Quran tahu bahawa gelaran "Al-masih" atau "Mesias" diberikan kepada Yesus dan bukan Muhammad.

    Barnabas 96:
    "... Yesus menjawab: Demi Allah yang hidup, di hariat-Nya aku berdiri, aku bukanlah Mesias yang ditunggu-tunggu oleh bangsa-bangsa dunia ini."

    Surah 5:72:
    Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata "sesungguhnya Allah ialah Al-Masih Putra Mariam, pada hal Al-Masih (sendiri) berkata: Hai bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhan-Mu."

    Dalam injil Barnabas, penulisnya menulis tentang sembilan langit pada hal Al-Quran hanya menyebut tujuh langit.

    Barnabas 178:
    "... Firdaus sangat besar sehingga tiada manusia dapat mengukurnya. Sesungguhnya saya kata kepadamu bahawa langit adalah sembilan, di antara mana terletak cakrawala-cakrawala..."

    Surah 2:29:
    "Dialah Allah yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan berkehendak (menciptakan) lalu dijadikannya tujuh langit.

    Penulis injil Barnabas menyatakan bahawa Mariam semasa memperanakkan Yesus tidak mengalami kesakitan. Hal ini bercanggah dengan Al-Quran yang menerangkan tentang kesakitan Mariam semasa kelahiran Yesus.

    Barnabas 3:
    "... (Mariam) dikelilingi oleh cahaya yang amat terang dan melahirkan anaknya dengan tanpa merasa sakit, lalu membalutnya dengan kain dan meletaknya di atas palung..."

    Surah 19:23:
    "Maka Mariam mengandungnya lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu di tempat jauh. Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia pada pohon kurma. Dia berkata 'Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak bererti, lagi dilupakan'."

    Bagi orang Kristian, percanggahan injil Barnabas dengan Al-Quran bukanlah sebab utama mengapa kita menolak injil Barnabas, kerana bagi orang Kristian, Alkitab sahajalah Firman Allah. Kita menolak injil Barnabas ini kerana isi kandungannya tidak mungkin dikarang oleh Rasul Barnabas dan fakta-fakta yang terdapat dalam buku itu bercanggah dengan fakta sejarah, dan Rasul Barnabas tidak mungkin membuat kesilapan-kesilapan itu.

    BalasHapus
  4. Kandungan injil Barnabas tidak mungkin dikarang oleh Rasul Barnabas.

    Marilah kita lihat siapakah Barnabas itu sebenarnya untuk mengetahui sama ada dia yang menulis buku yang berjudul injil Barnabas. Nama Barnabas pertama kali disebut dalam Kisah Para Rasul. Dia seorang yang kaya, orang Lewi yang peramah dan penyayang, teman Paulus, dan seperti Paulus diberikan gelaran rasul. Kisah Rasul-Rasul 4:36, 9:26, 27; 11:22,24,25,30; 12:25; 13:1,50; 14:12; 15:36,39; 1 Korintus 9:6; Galatia 2:1,13; Kolose 4:10.

    Penulis buku injil Barnabas menghentam hebat pengajaran-pengajaran Paulus terutamanya tentang penyaliban, kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus, dan kepercayaan Kristian bahawa Yesus ialah Anak Allah. Buku itu pada keseluruhannya mengandungi bahan-bahan kepercayaan yang bertentangan dengan kepercayaan Paulus. Bolehkah Rasul Barnabas yang sebenar mengarang buku itu?

    Kita melihat dalam Kisah 9:27 bahawa semasa Paulus datang ke Yerusalem, Barnabas itulah yang mengakuinya sebagai pengikut Yesus.

    Kisah 9:27
    Kemudian Barnabas menyambut dia dan membawa dia kepada rasul-rasul. Barnabas memberitahu mereka bahawa Saulus sudah melihat Tuhan dalam perjalanan ke Damsyik, dan bahawa Tuhan sudah berkata-kata kepadanya. Dia juga memberitahu mereka bahawa dengan berani Saulus mengajar di Damsyik demi nama Yesus.

    Barnabas dan Paulus bersama-sama memberitakan Yesus sebagai Anak Allah dan tentang bagaimana Allah membangkitkan Yesus dari antara orang mati. (Kisah 13:33)

    Dari keterangan-keterangan yang ada, jelaslah bahawa Rasul Barnabas bukan penulis buku injil Barnabas. Orang lain telah mengarang buku itu dan menggunakan namanya dengan maksud mengelirukan orang.

    BalasHapus
  5. Kesilapan fakta yang tidak mungkin dilakukan oleh Rasul Barnabas.

    1. Apabila kita memeriksa sejarah Barnabas, kita akan mendapati bahawa dia muncul di kalangan rasul-rasul selepas kebangkitan Yesus. Namanya yang asal ialah Yusuf (Kisah 4:36). Oleh sebab kasihnya dia telah menjual sebidang tanah miliknya dan menyumbangkan hasil jualan itu kepada rasul-rasul untuk dibahagikan kepada orang yang memerlukan bantuan.

    Perbuatan kasih Barnabas itu sangat menggalakkan orang Kristian, sehingga rasul-rasul pun memberinya gelaran "Barnabas" yang bermakna "anak penggalak". Maka Barnabas hanya dipanggil Barnabas selepas kebangkitan Tuhan Yesus.

    Penulis injil Barnabas membuat satu kesilapan yang besar apabila dia menulis bahawa Barnabas adalah salah seorang daripada dua belas rasul yang selalu bersama-sama Yesus semasa pelayanan-Nya, dan Barnabas dipanggil dengan nama Barnabas oleh Yesus sendiri.

    Kisah 4:36
    Begitu juga halnya dengan Yusuf. Dia seorang keturunan Lewi yang lahir di Siprus. Rasul-rasul juga menyebut dia Barnabas (yang bererti penggalak).

    Barnabas 19
    Yesus menjawab, "Jangan susah hati, Barnabas, kerana mereka yang dipilih Allah sebelum ciptaan dunia ini tidak akan binasa..."

    2. Penulis "injil Barnabas" menyatakan bahawa Yesus selalu menafikan bahawa Dialah Mesias. Tetapi dalam buku itu Yesus juga disebut "Kristus".

    Barnabas (Pengenalan P):
    Barnabas, rasul Yesus orang Nazarene yang disebut Kristus, kepada semua mereka yang diam di bumi yang mengingini damai sejahtera dan penghiburan.

    Perkataan "Kristus" sebenarnya adalah terjemahan Yunani untuk perkataan Mesias (ertinya Penyelamat) dan "Yesus Kristus" bermaksud Yesus Mesias. Percanggahan dalam pernyataan penulis yang menyatakan Yesus bukan Mesias tetapi adalah Kristus, membongkarkan kepalsuan buku itu.

    3. Dalam injil Barnabas, ada disebut tentang tahun Yobel. Pada masa nabi Musa, Allah telah menetapkan supaya orang Yahudi merayakan tahun Yobel setiap lima puluh tahun. Ada tertulis dalam Imamat 25:10,
    "Dengan demikian kamu mengkhaskan tahun yang kelima puluh, dan mengisytiharkan kebebasan kepada segenap penduduk negeri ..."

    Akan tetapi dalam injil Barnabas 82, dikatakan bahawa "di seluruh dunia, tahun Yobel yang dirayakan setiap seratus tahun akan diubah oleh Mesias kepada setiap tahun di segala tempat."

    Di sini ada satu kesilapan fakta yang sangat ketara. Tahun Yobel yang dirayakan setiap lima puluh tahun dikatakan dirayakan setiap seratus tahun. Dengan itu, kesilapan yang sangat ketara ini memungkinkan kita mengandaikan abad keberapa buku ini ditulis. Pada tahun 1300 T.M. Paus Boniface VIII, ketua gereja Katolik telah mengeluarkan perintah supaya tahun Yobel ini dirayakan setiap 100 tahun. Selepas Paus Boniface VIII meninggal dunia, Paus Clement VI memberikan perintah pada tahun 1343 T.M. supaya perayaan tahun Yobel diubah semula kepada sekali dalam 50 tahun, sama seperti kekerapan yang diikuti pada zaman Musa.

    Dengan latar belakang ini, kita boleh menyimpulkan bahawa penulis buku injil Barnabas hanya tahu tentang perintah Paus Boniface VIII. Perkara ini membuktikan bahawa penulis itu hidup pada zaman Paus Boniface VIII atau selepas itu. Kesimpulan yang ketara adalah injil Barnabas tidak mungkin ditulis lebih awal daripada abad ke-14 dan semua nubuat yang terkandung di dalamnya tentang kedatangan Muhammad adalah palsu kerana buku itu ditulis selepas kedatangan Muhammad.



    BalasHapus
  6. Kesimpulan
    Buku yang berjudul "injil Barnabas", fakta keras menunjukkan bahwa kitab Barnabas ini berisi kepalsuan, dan tak ada satu nabi-pun yang membenarkan kitab palsu Barnabas ini.


    Bukti-bukti yang ada jelas membuktikan bahawa injil Barnabas tidak mungkin ditulis lebih awal daripada abad ke-14 T.M. Rasul Barnabas bukan penulisnya. Seorang yang mempunyai pengetahuan yang cetek tentang agama Kristian dan yang beragama Islam telah menulisnya untuk mengelirukan orang ramai.

    Buku itu mempunyai banyak percanggahan yang membongkarkan kepalsuan buku itu. Orang Islam juga harus menolak buku itu kerana keterangan dalam buku itu tidak serasi dengan keterangan dalam Al-Quran.

    Galatia 1:8
    Jika kami, ataupun malaikat dari syurga mengkhabarkan berita baik yang berlainan daripada Berita Baik yang telah kami khabarkan kepada kamu, biarlah orang itu dihukum oleh Allah.

    Bagi orang Kristian, kita harus berpegang kepada Injil yang terdapat dalam Alkitab yang terkandung dalam kitab Berita Baik (Injil) yang disampaikan oleh Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes, Serta Kisah Para Rasul sampai kepada Wahyu sekalipun kebenaran Isi nya di Akui oleh banyak Kalangan.

    Coba Kita Liat Bukti Kebenaran Alkitab Injil Yang digunakan Oleh Umat Kristen Seluruh Dunia

    "Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa". (Sura Al Maa'Idah 46)


    "Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada `Isa putra Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul-Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu angkuh; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?". (Sura Al Baqarah 87)

    Dalam Alkitab Juga dibenarkan :

    "Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar. (Lukas 1:1-4)

    Ini Hanya contoh kecil saja atas ke aslian Injil.......dan masih banyak bukti lain yang masuk di akal manusia untuk ke benaran isi Alkitab Injil......






    karenan tidak suatu kitab di dunia ini di turunkan dari surga oleh Allah dalam bentuk sebuah Buku karena di surga mungkin belum ada pabrik kertas dan mesin print...seperti Al-Quran yang kata di turunkan dari surga. klo pake logika ...aja kita pasti bingung bagaimana buku al-quran di turunkan dari surga.


    Tapi suatu Kitab itu di tulis oleh Wakil Allah di bumi...seperti Nabi, Rasul.atau Wakil Lain yg dikehendakiNya...dalam bentuk wujud manusia biasa yang diberi Kuasa Oleh Nya. menuliskannya

    Demikian Terimakasih

    Salam,


    GBU

    BalasHapus
  7. Titik temu Antara Hadist Rasullullah, Ramalan Jayabaya dan Nostradamus tentang Imam Mahdi (Isa Al-masih) SATRIO PININGIT dan LAKI-LAKI dari TIMUR adalah Sosok yang SATU (SAMA). Kajian ini dapat ditelaah di blog RODA HUKUM http://satriopiningitmuncul.wordpress.com/ IMAM MAHDI adalah Isa Al Masih adalah Satrio Piningit adalah Dewa Kalki adalah Lelaki dari Timur yang berada pada pertemuan TIGA LAUT.

    BalasHapus
  8. Dear Sister and Brother, its true what bible say about Prophet Mohammad, Bahasa: Sebenarnya kita punya pemikiran tidak perulu ditentang lagi apa yang ditulis di bibble (God Version) dan sudah tentu Koran sebagai Firman Tuhan sebenarnya yang terjaga isinya selama lebih dari 400 tahun, sama tiadk ada changes, its same, koran adalah penyempurnaan dari kitab suci sebelumnya yaitu Taurat dan bibble yang sudah bahanyak sekali diperubah oleh tangan Yahudi, Bible dalam setiap edisi selali berubah isinya, apakah firman Tuhan? bukan ini , ini adalah apa kata Paulus, apa kata King James , apa kata konsili, the truth is : tidak ada satu katapun yang menyatakan diri Yesus adalah Tuhan dalam Bible, karena Yesus berubah jadi TUhan itu atas perubahan yang dibuat konsili dan harus ditaati oleh para pemimpin gereja di seluruh dunia, yang tidak mengikuti kata konsili akan dibunuhnya.Kristen Yehova dianggap BId ah oleh gereja seluruh dunia, karena sebenarnya Jehova tidak mengakui Jesus sebagai Tuhan, tapi mereka menganggap Jesus sebagai Guru dan Nabi utusan Allah. Bibble terlalu banyak dipertentangkan baik oleh kaum gereja maupun para ilmuwan serta agamawan dunia akan banyak sisipan palsu dalam tulisannya, namun Al Quran terlalu sedikit dipertentangkan karena isinya konsisten benar dan sama sejak 400 tahun lalu dan mnegandung petunjuk yang sangat mudah dicerna logika, Islam malakukan hal yang sama seperti yang diajarkan Oleh Muhammad as the prophet but Kristen? labih banyak melakukan hal yang tidak diajarkan oleh Jesus malah banyak melanggarnya, ritual ritual katolik, penyama ratakan wajah Tuhan dengan manusia dan banyak banyak lagi, juga Gereja menjadi ladang bisnis mendulang uang dll.

    Once upon a time i meet my Priest and asking about God and Jesus : he said " Son (Nak) sebenarnya kami pendeta sudah mengajarkan kebohongan kepada umat , Jesus bukanlah Tuhan, Kami dipaksa untuk mnegatakan ini pada Umat karena bila kami berkata Jujur, kami akan dibunuh, bahkan akan terjadi perang hebat anatar Umat dan pimpinan Gereja, karena kami sudah mengatakan suatu kebohongan besar, Kamu sebaiknya mengikuti Ajaran Nabi terakhir dari saudaramu." ... Now I know why bible banyak dipertentangkan. 1 Bulan setelah bertemu my priest past away, and he die as a moslem, alhamdulillah.

    BalasHapus
  9. Janganlah risau dan gundah hatimu sesungguhnya tidak ada nabi dari bangsa arab, inilah yg menjadi suatu ketetapan Allah bagimu. Allah tidak pernah membicarakan bangsa arab karena mereka bukan bangsa pilihan. Ingatlah Tuhan Allah akan selalu menyertaimu di setiap langkahmu. Nabi tidak butuh pengakuan kenabiannya, yg ada seorang nabi mengajarkan apa yg di perintahkan Tuhannya kepadanya untuk disampaikan kepada umatnya. salam damai bagi kita semua

    BalasHapus
  10. ni yg buat artikel hebat bener dah sudah bisa mengartikan dan memprediksi seenak jidatnya tetang buku yang baru ditemukan, para ahli / penemu aja belom selesai mengartikan dari isi buku tersebut, tetapi yang buat artikel ini sudah bisa menjelaskan seolah-olah dia paham betul isi buku tersebut wahahahhaah.... damai besertamu nak

    BalasHapus